BBPPMPV SENI & BUDAYA
Bagikan konten ini
0
Dibagikan

Siaran Pers Seminar Nasional "Tantangan Guru Kejuruan SMK Bidang Seni dan Ekonomi Kreatif dalam Era Merdeka Belajar"

Seminar

Merdeka Belajar adalah kebijakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim. Merdeka Belajar memiliki cita-cita menghadirkan pendidikan bermutu tinggi bagi semua rakyat Indonesia, yang dicirikan oleh angka partisipasi yang tinggi di seluruh jenjang pendidikan, hasil pembelajaran berkualitas, dan mutu pendidikan yang merata baik secara geografis maupun status sosial ekonomi. Selain itu, fokus pembangunan pendidikan dan pemajuan kebudayaan diarahkan pada pemantapan budaya dan karakter bangsa melalui perbaikan pada kebijakan, prosedur, dan pendanaan pendidikan serta pengembangan kesadaran akan pentingnya pelestarian nilai-nilai luhur budaya bangsa dan penyerapan nilai baru dari kebudayaan global secara positif dan produktif. Merdeka Belajar juga mendorong partisipasi dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan: keluarga, guru, lembaga pendidikan, Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI), dan masyarakat.

Merdeka Belajar membawa peluang sekaligus tantangan bagi satuan pendidikan untuk dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan-perubahan yang ada. Guru atau tenaga pendidik memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan keberhasilan penerapan suatu kurikulum karena guru merupakan garda terdepan dalam mengimplementasikan kurikulum melalui kegiatan pembelajaran. Untuk dapat menjamin adanya proses pembelajaran yang berkualitas maka mutlak dibutuhkan guru yang berkualitas. Guru yang berkualitas adalah guru yang memiliki karakter yang kreatif dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan, perkembangan seni, dan tren pembelajaran yang kekinian. Salah satu produk Merdeka Belajar adalah penerapan Kurikulum Merdeka. Penerapan Kurikulum Merdeka cukup berpengaruh pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). SMK merupakan salah satu bentuk pendidikan yang bertujuan untuk menyiapkan calon tenaga kerja yang kompeten dan memiliki daya saing tinggi. Penerapan Kurikulum Merdeka di SMK bertujuan untuk meningkatkan inovasi dan daya kreasi peserta didik agar siap menghadapi dunia industri.


Dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional tahun 2022, Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya akan menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema besar “Tantangan Guru Kejuruan SMK Bidang Seni dan Ekonomi Kreatif dalam Era Merdeka Belajar”. Seminar ini dimaksudkan untuk membedah tantangan apa saja yang saat ini harus dihadapi oleh guru, khususnya guru-guru kejuruan yang berasal dalam kelompok Bidang Keahlian Seni dan Ekonomi Kreatif, agar mampu mewujudkan diri sebagai guru kreatif, sehingga bisa menampilkan performa pembelajaran yang menarik, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Di samping itu, keberadaan guru-guru kreatif tersebut diharapkan mampu menguatkan eksistensi bidang keahlian Seni dan Ekonomi Kreatif di SMK yang ditunjukkan dengan kemampuannya menghasilkan output lulusan yang kompeten dan memiliki daya saing yang tinggi di dunia kerja.


Seminar Nasional ini akan mengait, namun tidak terbatas, pada konteks pendidikan vokasi. Pembahasan akan mengarah pada peran strategis pendidikan vokasi dalam pembangunan SDM unggul, bagaimana Kurikulum Merdeka menjadi momentum dalam pengembangan pendidik dan pendidikan vokasi, sekaligus menukik pada berbagai ragam inovasi dan pengalaman praktik baik pada jenjang manajerial sekolah dan proses pembelajarannya. Dengan demikian, peserta seminar diharapkan memperoleh wawasan dan inspirasi tidak hanya pada tataran landasan berpikir saja namun sekaligus pada level implementasinya.


Tema besar “Tantangan Guru Kejuruan SMK Bidang Seni dan Ekonomi Kreatif dalam Era Merdeka Belajar” akan didiskusikan melalui pemaparan materi yang dapat dikembangkan oleh masing-masing Narasumber. Topik-topik sub tema yang akan disampaikan adalah ‘Peluang Kurikulum Merdeka bagi Pengembangan Pendidikan Vokasi’ (disampaikan oleh Dr. Ir. Kiki Yuliati, M.Sc.), ‘Peran Strategis Pendidikan Vokasi dalam Pembangunan SDM Unggul’ (Ir. Hotma Prawoto Sulistyadi, M.T., IP-MD), ‘Kurikulum Merdeka sebagai Momentum untuk Mendorong Aktualisasi Guru’ (Dr. Hadjar Pamadhi, M.A.Hons.), ‘Pengembangan Pembelajaran di SMK Seni Pertunjukan’ (Sito Mardowo, S.Sn., M.Pd.), serta ‘Praktik Baik Implementasi Manajerial dan Proses Pembelajaran dalam Lingkup Pendidikan Vokasi Bidang Seni dan Industri Kreatif’ (Fariduddin, S.Sn.).

 
Sembunyikan Form Komentar

1000 Jumlah karakter tersisa


Bagikan konten ini
0
Dibagikan

Chat & Ikuti kami

Chat WhatsApp dan ikuti kami di media sosial. Terima kasih